0

Strategy

Matriks BCG

Matriks BCG diperkenalkan oleh Boston Consulting Group sebagai sebuah cara untuk membandingkan area bisnis strategis (SBA: Strategic Business Area) suatu perusahaan.

SBA adalah segmen dari lingkungan bisnis dimana perusahaan berkecimpung. General Electric (GE) kemudian melengkapi dengan konsep unit bisnis strategis (SBU: Strategic Business Unit) yaitu unit dari perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan posisi strategis perusahaan dalam satu atau lebih SBA.

Matriks BCG dibuat dengan menghitung tingkat pertumbuhan (growth rate) dan pangsa pasar relatif (relative market share) dari tiap SBA.  Pemetaan posisi persaingan dengan BCG matriks dapat digunakan perusahaan untuk keputusan-keputusan strategis:

  • Stars (High growth rate; High market share): didukung dan diperkuat
  • Dogs (Low growth rate; Low market share): di-divestasi-kan kecuali ada alasan kuat untuk dipertahankan
  • Wildcats (High growth rate; Low market share): perlu dianalisa lebih lanjut apakah perlu investasi lebih lanjut untuk menjadikan area ini sebagai “Stars”
  • Cash cows (Low growth rate; High market share): kendalikan investasi dan gunakan cash yang dihasilkan untuk investasi pada “Stars”  dan/atau “Wildcats

Penerapan matriks BCG ini memerlukan persyaratan:

  1. Prospek masa depan SBA dari suatu perusahaan dapat diukur dalam satu indeks pertumbuhan
  2. Dinamika persaingan masa depan hanya ditentukan oleh pangsa pasar relatif dalam suatu SBA.

Sumber: Ansoff, H.I dan McDonnell, E.J., (1990), Implanting Strategic Management. Prentice Hall International (UK) Ltd

Skip to toolbar